4 Syarat Memakai Tudung Yang Sempurna



Syarat yang paling sempurna buat kaum hawa untuk memakai tudung. Islam tidak melarang fesyen tetapi jika kaum hawa mengikut apa yang diperkatakan oleh Ustaz Don Daniyal syarat yang wajib diikuti oleh umat Islam terutama kaum hawa. jika semua syarat ini cukup sempurna tidak kesah apa jua fesyen yang anda ingin pakai ia tidak akan mndatangkan masalah. Sekadar berkongsi ilmu. (^^,)

KENAPA AKU DIUJI ?

KENAPA AKU DIUJI?
"Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan; "Kami telah beriman," sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya kami telah menguji org2 yg sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui org2 yg benar dan sesungguhnya Dia mengetahui org2 yg dusta." -Surah Al-Ankabut ayat 2-3

KENAPA AKU TAK DAPAT APA YG AKU IDAM-IDAMKAN?
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui." -Surah Al-Baqarah ayat 216

KENAPA UJIAN SEBERAT INI?
"Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya." -Surah Al-Baqarah ayat 286 


RASA FRUST?
"Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah org2 yg paling tinggi darjatnya, jika kamu orang-orang yg beriman." - Surah Al-Imran ayat 139

BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?
"Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu (menghadapi segala kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara yang berkebajikan), dan kuatkanlah kesabaran kamu lebih daripada kesabaran musuh, di medan perjuangan), dan bersedialah (dengan
kekuatan pertahanan di daerah-daerah sempadan) serta bertaqwalah kamu kepada Allah supaya, kamu berjaya (mencapai kemenangan)." -Surah Al-Imran ayat 200

"Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang; dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk" -Surah Al-Baqarah ayat 45

APA YANG AKU DAPAT DRPD SEMUA INI?
"Sesungguhnya Allah telah membeli dr org2 mu'min, diri, harta mereka dengan memberikan syurga utk mereka... ..

 -Surah At-Taubah ayat 111 
KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?
"Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain drNya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal." -Surah At-Taubah ayat 129

AKU DAH TAK DAPAT BERTAHAN LAGI!!!!!
"... ..dan jgnlah kamu berputus asa drp rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yg kafir."
-Surah Yusuf ayat 12 

Legal Week

Dah lama tak update blog, bosan2 nie teringat nak upload pic time legal week. 

Time nie best terutama kalu sesiapa yg bergelar student law coz time nie la banyak input yang akan dapat time Legal Week, yang mana Persatuan Mahasiswa Undang-Undang (PMU) akan menyediakan program tuk mendalami lagi bidang undang-undang yang dipelajari. masa nie ku jadi salah seorang ajk . so memang best time tu semua ajk sporting habis so kitorang dapat jalankan Legal Week nie dengan jayanya dan tujuan utama Legal Week nie tuk memberi pendedahan pada adik2 yang baru nak berjinak2 dalam bidang undang-undang nie moga dengan apa yang kami semua dari Mahasiswa Undang-undang anjurkan week nie dapat memberi input yang besar pada sesiapa yang ingin mendalami bidang nie dan dalam masa yang sama mendapat gambaran awal untuk menjadi seorang peguam.




Sesi Bersama Datuk Zainul Rijal
  
Slot bersama pegawai penjara 


Ketua Jabatan (Fakulti Undang-Undang) 
  


Persatuan Mahasiswa Undang-Undang 



Ajk lelaki


 
Sweet memory
  


Moga semua bakal menjadi insan menegakkan Undang-Undang Islam pada suatu hari nanti




SEKADAR RENUNGAN

Seorang wanita berjilbab rapi tampak sedang bersemangat mengajarkan sesuatu kepada murid-muridnya. Ia duduk menghadap murid-muridnya. Di tangan kirinya ada kapur, di tangan kanannya ada pemadam.


Sang guru berkata,"Saya punya permainan... Caranya begini, di tangan kiri saya ada kapur, di tangan kanan ada pemadam. Jika saya angkat kapur ini, maka berserulah "Kapur!", jika saya angkat pemadam ini, maka berserulah"Pemadam!"

Murid muridnya pun mengerti dan mengikuti. Sang guru berganti-gantian
mengangkat antara kanan dan kiri tangannya, semakin lama semakin cepat. Beberapa saat kemudian sang guru kembali berkata, "Baik sekarang perhatikan. Jika saya angkat kapur, maka berserulah "Pemadam!", jika saya angkat pemadam, maka katakanlah "Kapur!".

Dan diulangkan seperti tadi, tentu saja murid-murid tadi keliru dan kekok, dan sangat sukar untuk mengubahnya. Namun lambat laun, mereka sudah biasa dan tidak lagi kekok. Selang beberapa saat, permainan berhenti. Sang guru tersenyum kepada murid-muridnya.

"Anak-anak, begitulah kita ummat Islam. Mulanya yang haq itu haq, yang bathil itu bathil. Kita begitu jelas membedakannya. Namun kemudian, musuh musuh kita memaksakan kepada kita lewat berbagai cara, untuk menukarkan sesuatu, dari yang haq menjadi bathil, dan sebaliknya. Pertama-tama mungkin akan sukar bagi kita menerima hal tersebut, tapi karena terus disosialisasikan dengan cara-cara menarik oleh mereka, akhirnya lambat laun kalian terbiasa dengan hal itu. Dan anda mulai dapat mengikutinya. Musuh-musuh kalian tidak pernah berhenti membalik dan menukar nilai dan etika."

"Keluar berduaan, berkasih-kasihan tidak lagi sesuatu yang pelik, zina
tidak lagi jadi persoalan, paka ian seksi menjadi hal yang lumrah, sex
sebelum nikah menjadi suatu hiburan dan trend, materialistik kini menjadi suatu gaya hidup dan lain lain."

"Semuanya sudah terbalik. Dan tanpa disedari, anda sedikit demi sedikit
menerimanya. Paham?" tanya Guru kepada murid-muridnya. "Paham cikgu..."

"Baik permainan kedua..." begitu Guru melanjutkan. "Cikgu ada Qur'an, cikgu akan letakkannya di tengah karpet. Sekarang anda berdiri di luar karpet Permainannya adalah, bagaimana caranya mengambil Qur'an yang ada di tengah tanpa memijak karpet?" Murid-muridnya berpikir . Ada yang mencuba alternatif dengan tongkat, dan lain-lain.

Akhirnya Sang Guru memberikan jalan keluar, digulungnya karpet, dan ia ambil Qur'an. Ia memenuhi syarat, tidak memijak karpet. "Murid-murid, begitulah ummat Islam dan musuh-musuhnya...Musuh-musuh Islam tidak akan memijak-mijak anda dengan terang-terang...Kerana tentu anda akan menolaknya mentah mentah. Orang biasapun tak akan rela kalau Islam dihina dihadapan mereka. Tapi mereka akan menggulung anda perlahan-lahan dari pinggir, sehingga anda tidak sadar." "Jika seseorang ingin membuat rumah yang kuat, maka dibina tapak yang kuat. Begitulah Islam, jika ingin kuat, maka bangunlah aqidah yang kuat. Sebaliknya, jika ingin membongkar rumah,
tentu susah kalau tapaknya dulu, tentu saja hiasan-hiasan dinding akan
dikeluarkan dulu, kerusi dipindahkan dulu, Almari dibuang dulu satu
persatu, baru rumah dihancurkan..."

"Begitulah musuh-musuh Islam menghancurkan kita. Ia tidak akan menghentam terang-terangan, tapi ia akan perlahan-lahan meletihkan anda. Mulai dari perangai anda, cara hidup, pakaian dan lain-lain, sehingga meskipun anda muslim, tapi anda telah meninggalkan ajaran Islam dan mengikuti cara yang mereka... Dan itulah yang mereka inginkan."

"Ini semua adalah fenomena Ghazwul Fikri (perang pemikiran). Dan inilah yang dijalankan oleh musuh musuh kita...

"Kenapa mereka tidak berani terang-terang memijak-mijak cikgu?" tanya mereka. Sesungguhnya dahulu mereka terang-terang menyerang, misalnya Perang Salib, Perang Tartar, dan lain-lain. Tapi sekarang tidak lagi."

"Begitulah Islam... Kalau diserang perlahan-lahan, mereka tidak akan sedar, akhirnya hancur. Tapi kalau diserang serentak terang-terangan, mereka akan bangkit serentak, baru mereka akan sadar."

"Kalau begitu, kita selesaikan pelajaran kita kali ini, dan mari kita
berdoa dahulu sebelum pulang..."

Matahari bersinar terik tatkala anak-anak itu keluar meninggalkan tempat belajar mereka dengan pikiran masing-masing di kepalanya.


KEBENARAN SESUATU PERKARA TERSEBUT

♥ Kenape ALLAH temukan kita dengan orang yang salah ♥


Memang sakit bila cinta yg kita dambakan selama ini tak dihargai oleh insan yg bernama diharapkan,apatah lagi kita dibuang begitu saja... tapi,itulah juga petanda terbaik untuk diri dan kehidupan kita pada masa akan datang.




1. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya apabila kita bertemu jodoh yg sebenar,masih ada rasa syukur kita pada ketentuanNYA.
2. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat menjadi penilai yg baik.
3. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita sedar bahawa kita hanyalah makhluk yg sentiasa mengharapkan pertolongan ALLAH.
4. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat KASIH SAYANG YANG TERBAIK,KHAS UNTUK DIRI KITA.
5. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita sedar bahawa ALLAH MAHA PEMURAH & PENYAYANG kerana mengingatkan kita bahawa dia bukanlah pilihan yg hebat untuk kita dan kehidupan kita pada masa depan...
6. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat mengutip pengalaman yg tak semua orang berpeluang untuk mengalaminya.
7. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita jadi MANUSIA YG HEBAT JIWANYA.
8. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita lebih faham bahawa CINTA YG TERBAIK HANYA ADA BERSAMA ALLAH.
9. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita LEBIH MENGENALI KEHIDUPAN YG TAK SELAMANYA KEKAL.

Wahai sahabat yg kecewa,menderita dan sengsara kerana cinta, fahamilah bahawa kehidupan kita makin sampai ke penghujungnya.
Hari esok pun kita sendiri tak pasti samada menjadi milik kita. Gapailah keredhaan ALLAH dengan melaksanakan suruhanNYA, dan meninggalkan laranganNYA..
PERCAYALAH sesungguhnya ALLAH malu untuk menolak permintaan hambaNYA yg menadah tangan meminta dengan penuh pengharapan HANYA kepadaNYA..


WAHAI WANITA SOLEHA




Wanita Solehah,
penghibur hati
wanita solehah
sentiasa tenang jiwanya..


Lantaran sentiasa mmebesarkan Allah dalam solatnya
Dan sunnah RasuluLlah menjadi jalan hidupnya
KalamuLlah adalah akhbar dan hiburan
Janji-janji Allah adalah jaminan ketenangan.

Sumber jiwanya beroleh kekuatan
Agar sabar merintangi musibah
Istiqamah dalam mujahadah
Berteguh menjunjung hukum-hakam Allah.


Jiwanya damai, tidak mudah bergoncang
Ujian hidup baginya fitrah
Sebagai mehnah, didikan terus dari Allah.
Salah satu antara dua:
Tanda kasih sayang Allah atau penghapus dosa
yang meningkatkan iman.

Berwaspada dengan firman Allah:
“Barangsiapa yang tidak rela terhadap takdir-Ku,
tidak sabar terhadap cubaan-Ku dan tidak bersyukur terhadap
nikmat pemberian-Ku, maka carilah Tuhan selain Aku.”

Berkhalwah pasrah di hujung malam
Munajatnya adalah bicara cinta.
Rintihan dan pengaduan adalah bait puitis
Tidak pernah merelakan dirinya hanyut dibuai perasaan
Gelodak rasanya tidak mudah dituruti.

Dia insaf..
Hiburan yang tidak membimbing jiwa
ke arah cinta keTuhanan adalah
Pembohongan dan sia-sia
Ketenangan yang diilhamkan hanyalah sementara
Sentuhan iramanya tidakkan mampu memecahkan masalah.
Gemerlap sinarnya tidakkan menyuluh jalan keluar.
Bahkan jiwanya yang sakit akan semakin parah.
Tusukan asyiknya adalah jarum-jarum syaitan
mata hati akan buta, kaburlah hikmah yang tersurat
Tidakkan nampak jalan akhirat
Inilah yang paling ditakuti dan sentiasa diawasinya!

Maka kepada Allah lah dipanjatkan segala pengaduan
Dan Dialah sebaik-baik tempat pergantungan
Seperti yang dinukilkan dalam firman Allah:
“Apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan,
Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nyalah
Kami kembali. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.”
(Al Baqarah : 156-157)

Inilah wanita solehah
yang tidak akan membiarkan dirinya
menjadi busar panahan syaitan
diperalatkan untuk mengumpan kaum adam.

Memandangnya menyejukkan mata
Dirinya yang tenteram memberikan hiburan
Kiranya ianya seorang isteri,
Keperibadiannya akan menghibur suami.

Seperti yang diungkap oleh pujangga sufi,
“Rumahtangga menjadi gelanggang dan kebanggaan.
Anak-anak menjadi murid
dialah mursyidnya.
Harta suaminya dijaga dengan sempurna
Dilepaskan suami berjuang dengan rela dan bangga
Dirumah dan di luar
maruahnya sentiasa dijaga.
Sentiasa menguntum senyum di hadapan suami.
Sanggup hidup berdua
Mati bersama.
Lantaran mengharap keredhaan Allah semata-mata.

Memadai dengan apa yang ada
Tidak pernah menuntut apa yang tiada
Menjadi tulang belakang perjuangan suami.
Sehingga menjadi sumber kekuatan jiwa suami
dalam menegakkan Jihadnya.
Natijahnya : Lahirlah jiwa sakinah bernafsu mutmainnah
Dan mendapat alu-aluan Allah:
“Kembalilah kepada Tuhan-Mu dengan hati yang puas lagi diredhai-Nya.”
(Surah Al-Fajr :27)



" 

KERANA ALLAH S.W.T



CINTA DAN MENCINTAI KERANA ALLAH







Kedudukan Dua Orang Yang Cinta Mencintai Kerana Allah

Sesungguhnya terdapat banyak hadith Rasulullah SAW yang menerangkan kedudukan dan darjat
dua manusia yang saling cinta mencintai kerana Allah. Hadis-hadis ini menggambarkan kedudukan

mereka yang mulia dan tinggi yang telah disediakan oleh Allah di dalam SyurgaNya.

Di antara hadis-hadis itu ialah yang menceritakan kisah tujuh golongan lelaki yang akan dinaungi oleh
Allah di bawah naungannya ketika mana tidak ada lagi naungan yang lain kecuali naungan Allah
sahaja.

Hadis yang bemaksud:

"Mereka itu ialah: Pemerintah yang adil, pemuda yang membesar di dalam beribadat kepada Allah,
lelaki yang hatinya terikat kepada masjid-masjid, dua orang yang berkasih sayang kerana Allah,
seorang lelaki yang diajak oleh seorang wanita jelita dan cantik rupawan lalu ia berkata "aku ini
takut kepada Allah", seorang lelaki yang bersedekah melalui tangan kanannya lalu
disembunyikannya sehingga tangan kirinya tidak mengatahui apa yang disedekahkan o
leh tangan
kanannya, dan seorang lelaki yang berzikir kerana Allah
(yang mengingati Allah) bersunyi (keseorangan) lalu mengalir air matanya"

( muttafaqun alaihi)

Ini adalah dalil dan nas yang jelas menggolongkan dia sebagai orang yang berkasih sayang kerana
Allah di kalangan tujuh orang yang baik lagi terpilih untuk dinaungi dibawah naungan-Nya. Inilah
penghormatan dan kemuliaan paling tinggi yang dikurniakan oleh Allah kepada mereka. Di manakah
lagi kita akan dapati kemuliaan yang seperti itu ???

Sesungguhnya kemulian ialah hak bagi kedua-dua orang yang berkasih sayang kerana Allah S.W.T.
Dimana pada hari tersebut (kiamat) Allah Taala Rabbul Izzah menyeru mereka dan mempersilakan
mereka untuk menerima anugerah yang paling tinggi, iaitu pada hari berhimpunnya sekelian bani
(anak) Adam di Padang Mahsyar yang maha luas itu.

Diriwiayatkan oleh Muslim didalam hadis Qudsi yang bermaksud:

Dimanakah orang-orang yang berkasih sayang kerana kemuliaanku pada hari ini, Aku perlindungi
mereka dibawah naungan Ku pada hari yang tiada lagi naungan kecuali nuangan-Ku"

Alangkah tingginya kemuliaan mereka. Alangkah sempurnannya ganjaran yang akan mereka dapati
kerana mereka berkasih sayang kerana Allah.

Sesungguhnya cinta kerana Allah bukan kerana sesuatu yang lain sahaja yang ada dalam hidup ini.
Hidup ini adalah hidup yang penuh dengan pelbagai kepentingan diri dan pelbagai perkara yang
disukai oleh hawa nafsu. Jadi, cinta kerana Allah dalam suasana yang demikian sangat payah untuk
dicapai dan dicari. Tiada siapa yang mampu mencapainya kecuali orang yang telah bersih jiwanya,
tinggi semangatnya dan mereka mampu melihat betapa hinanya dunia ini berbanding keredhaan
Allah. Tidak hairanlah kalau Allah telah menyediakan bagi mereka darjat yang tinggi sesuai dengan
ketinggian mereka didunia dalam mengatasi segala kesibukan dunia yang serba mewah dan penuh
dengan perhiasan ini.

Kita dapati keterangan demikian dalam hadis yang diriwayatkan oleh Muaz dari Rasulullah S.A.W
baginda bersabda:

"Allah Azzawajalla berfirman: orang-orang yang berkasih sayang kerana kemuliaanku, mereka
mempunyai beberapa-beberapa mimbar dari cahaya, para nabi dan shuhada yang menyukai mereka
"

riwayat Attarmizi

Marilah sama-kita renung seketika hadis-hadis Abu Hurairah (R.A)

maksudnya: " Bahawasanya ada seorang lelaki yang pergi menziarahi saudaranya (sahabat) di
sebuah kampung yang lain, lalu Allah menyuruh malaikat memerhatikannya di atas jalannya. Maka
tatkala dia sampai dia berkata : Engkau hendak ke mana ? Lelaki tersebut menjawab: Aku hendak
menemui seorang saudara ku di kampung itu. Malaikat bertanya lagi " Adakah engkau telah berbudi
kepadanya dan engkau mengharapkan balasannya?" Beliau menjawab " tidak, aku mencintainya
kerana Allah" Maka malaikat itu brekata kepadanya "Bahawa sesungguhnya aku ini adalah utusan
Allah kepada engkau, sesungguhnya Allah telah mencintaimu sebagaimana engkau mencintai dia
kerana Allah.

Alangkah besarnya cinta yang sedemikian yang mengangkat manusia sampai ke darjat di mana Allah
mencintai dan meredhainya.

Kesan Cinta Kepada Allah Di Dalam Kehidupan Orang Islam

Didalam hadis yang lain Rasulullah SAW menegaskan bahawa sesungguhnya Mahabbah (berkasih
sayang) antara orang beriman adalah syarat-syarat iman yang memasukkan penganutnya kedalam
syurga.

((Demi yang diriku di dalam genggamannya , kamu tidak akan masuk syurga sehingga kamu
beriman, dan kamu tidak beriman sehungga kamu berkasih sayang. Mahukah kamu aku (nabi)
tunjukkan sesuatu yang apabila kamu melakukannya maka akan lahirlah kasih sayang? Sebarkan
salam di antara kamu))

Riwayat Muslim dari Abu Hurairah

Sesungguhnya Rasulullah telah mengetahui dengan pandangan tarbiah yang diperolehi dari Allah,
bahawasanya tidak ada sesuatu pun yang dapat mencabut hasad dengki dari dada, dan kekotoran
jiwa kecuali persahabatan yang sejati. Satu nilai persahabatan yang tinggi yang menguasai kehidupan
orang Islam yang dibangunkan atas dasar Mahabbah, nasihat menasihati, perpaduan, bebas dari
segala tipu daya, hasad dengki, benci membenci dan sebagainya.

Dengan kasih sayang yang gemilang inilah, Rasulullah telah membangunkan generasi Islam yang
pertama, satu generasi yang telah menyampaikan langit kebumi (rahmat yang melimpah ruah) dan
membina mahligai Islam di alam sejagat.

Inilah dia kasih sayang dan perpaduan yang tiada siapa sudi menanamnya didalam hati kecuali Islam.
Kasih sayang yang suci lagi kukuh dan cinta yang setia di antara mereka jualah yang akan
menjayakan perjuangan mereka.

Rasulullah SAW bersabda maksudnya:

Perumpamaan orang beriman yang berkasih sayang, dan saling rahmat merahmati dan di dalam
kemesraan sesama mereka adalah seperti satu tubuh, apabila satu anggota mengadu sakit, maka
seluruh tubuh akan turut merasainya dan membantunya dengan berjaga malam dan demam.

Riwayat Muslim

Sesunguhnya orang Islam yang menghayati ajaran agamanya akan mempunyai hati dan perasaan
yang sentiasa berkobar-kobar untuk mencintai saudara dan sahabatnya. Dia akan menghadapi
mereka dengan sepenuh hati dan perasaannya. Inilah asas-asas yang menjadi faktor perpaduan

untuk mencapai cinta dan redha Allah di Akhirat kelak.

About this blog

My Idol

My Idol



Smile

Smile

Seniman

Seniman

The Barrister

The Barrister

Chatting !!

Powered by Blogger.

Followers

About Me

My photo
Seni di dalam jiwa mengadaptasikan sifat dalam diri sendiri.